4 Simulasi Melatih Otak Kanan Untuk Kecerdasan Anak

4 Simulasi Melatih Otak Kanan Untuk Kecerdasan Anak

Memiliki anak yang tumbuh dan kembang baik sangat diinginkan setiap orang tua, bahkan jika bisa memiliki kecerdasan anak di atas rata-rata, sehingga terlihat menonjol dari yang lainnya. Maka jangan heran, jika banyak orang melakukan berbagai cara, mulai memberikan makanan bergizi, pembelajaran dan lingkungan terbaik.

Jangan percaya mitos, jika kecerdasan itu merupakan turunan genetika dari orang tua, apalagi salah satunya. Karena buktinya, tidak semua anak yang lahir dengan orang tua cerdas, bisa mengikuti jejaknya. Bukan berarti juga, anak yang lahir dari orang tua dengan kapasitas otak biasa saja tidak bisa menjadi salah satu anak pintar.

Namun orang tua mengambil peranan penting dalam perkembangan otak anak, itulah kenapa anak-anak sebaiknya diberikan perhatian ekstra. Apalagi di masa pertumbuhan emas, menjelang usia 6 bulan hingga 5 tahun. Anak-anak harus punya rasa ingin tahu yang besar dan jangan hilangkan rasa tersebut, karena akan membuat anak malas berpikir nantinya.

Bagaimana cara untuk memaksimalkan tumbuh kembang anak, apakah harus semuanya membutuhkan uang berlebih. Ternyata peran orang tua jadi hal utama, berikut ini ada 5 simulasi bagaimana melatih otak kanan agar bisa menonjol dari anak seusianya.

4 Peran Orang Tua Melatih Otak Kanan Untuk Meningkatkan Kecerdasan

 

Simulasi Melatih Otak Kanan Untuk Kecerdasan Anak

 

Ajak Anak Menggambar

Untuk mendapatkan otak kanan yang berkembang maksimal, karena inilah kecerdasan mengambil peran utama. Buat anak mengeluarkan apa yang dimilikinya, cara? Ajarkan dalam bentuk gambar, memang awalnya hanya hal tidak penting, namun ini bisa melihat bagaimana perkembangan anak.

Contohnya, jika anak menggambar gunung, kebanyakan akan langsung membentuk segitiga. Ini memperlihatkan anak kurang tajam dalam mengasah otak kanan, jelaskan bentuk gunung sebenarnya. Tujuannya bukan anak bisa menggambar dengan baik, namun bagaimana caranya untuk melihat dengan lebih teliti dalam hal di dalamnya.

Buat Anak Mulai Bercerita

Usia anak di bawah 2 tahun memang akan mengalami kesulitan berbicara dengan lancar, namun normalnya anak-anak akan mulai lancar bicara usia di atas 2 tahun. Jika ingin melihat sampai dimana kepintaran, maka ajak anak untuk berbicara dalam bentuk cerita.

Hal yang mudah saja, ceritakan bagaimana kegiatan Anda sehari-hari. Mulai bangun tidur hingga kembali bertemu buah hati, hal serupa akan dilakukan pada anak. Berikan tanggapan pada setiap ceritanya, ini akan membuat perkembangan otak kanan semakin baik.

Perdalam Ilmu Agama

Setiap orang wajib memperkenalkan agama yang dianut anak sejak dini, hal tersebut ternyata memengaruhi perkembangan kecerdasan pada anak. Mengenal Tuhan membuat anak-anak tahu batasannya, dimana harus bertindak sesuai aturan agama, orang tua dan di sekitarnya.

Misalkan bagi penganut agama islam, ajarkan untuk berdoa dalam kegiatan apapun. Sekalipun anak-anak belum bisa bicara, namun akan menirukan kebiasaan tersebut. Ini akan menjadi sebuah kewajiban, dimana orang tua menjadi contoh utama. Jangan lupa untuk memperlihatkan kegiatan keagamaan pada anak-anak, bahkan ajak buah hati untuk turut serta jika memungkinkan.

Buat Anak Selalu Penasaran

Anak generasi sekarang memang sangat kritis dan sering kali bertanya akan hal baru atau belum dimengerti, ini sangat bagus dan jangan bungkam setiap pertanyaan anak dengan hal kasar. Misalkan seperti kata “berisik”, “diam”, “sudah ikut”. Hal ini akan membuat anak-anak diam selamanya dan tidak akan peduli dengan lingkungan sekitar, harusnya Anda bangga jika anak banyak melontarkan pertanyaan.

Hal ini bukan hanya membuat orang tua jadi mau tahu, banyaknya interaksi anak dan orang tua akan membuat ikatan tersendiri. Selain itu, anak jadi tidak takut namun menghormati orang tua sebagaimana mestinya, takut akan membuat mereka hanya membutuhkan Anda, namun saat anak menghormati orang tua, maka ini akan menimbulkan rasa segan.

Bukan hal sulit untuk menjadi orang tua terbaik bukan, hanya perlu meluangkan banyak waktu untuk bersama buah hati. Simulasi untuk merangsang otak kanan agar bisa meningkatkan kecerdasan anak, harus dilakukan sejak usia dini, agar anak bisa berkembang dengan baik dan tidak lupa dengan kebiasaan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: