Bahaya Sakit Gigi pada Anak yang Tidak Segera Diatasi

Bahaya Sakit Gigi pada Anak yang Tidak Segera Diatasi

Minimnya kesadaran dalam menjaga kesehatan gigi memang bisa menyebabkan berbagai permasalahan gigi terus menghinggapinya. Terlebih lagi pada anak-anak, sebagian besar dari mereka sangatlah sulit untuk diajak gosok gigi ataupun menghindari makanan manis seperti coklat atau permen. Alhasil, gigi akan sangat mudah untuk sakit karena berbagai bakteri yang terus bersarang didalamnya.
Selain itu, letak gigi yang tersembunyi inilah sehingga orang terus menganggap remeh dengan keberadannya. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang menyepelekan sakit gigi dengan cara membiarkannya dan menahan rasa nyeri tersebut. Hal ini tentu tidaklah benar, saat gigi sudah terasa sakit sebaiknya segera atasi dan jangan ditunda-tunda lagi. Jika tidak, maka hal-hal berikut ini bisa terjadi pada anak Anda.

Bahaya Sakit Gigi pada Anak yang Tidak Segera Diatasi

Rasa Nyeri semakin Parah
Bagi sebagian besar orang menahan rasa sakit apalagi sakit gigi merupakan suatu hal yang menyiksa. Oleh karenanya, saat gigi sudah terasa sakit sebaiknya langsung ditangani dengan mengkonsumsi obat pereda nyeri gigi atau bisa juga dengan berbagai obat-obatan tradisional. Karena jika terus dibiarkan maka bisa membuat rasa nyeri semakin parah yang bisa menjalar di rahang, telinga atau bahkan sakit kepala.

Bahaya sakit gigi pada anak

Hal ini tentu sangatlah mengganggu aktivitas anak, terlebih lagi jika anak sakit gigi maka rewelnya semakin bertambah dan terlihat lesu. Sebagai orangtua jangan sampai tega membiarkan anak mengalami sakit yang berangsur-angsur lama dan justru bisa menjadikan rasa sakitnya menjalar.

Mempengaruhi Struktur Rahang
Sakit gigi yang terus dibiarkan, khususnya jika sakit gigi tersebut disebabkan karena gigi berlubang maka dapat membuat infeksi semakin luas mulai dari bagian gigi itu sendiri hingga bagian gusi. Bahkan, jika dalam kurun waktu lama Anda tidak segera menanganinya bisa membuat tulang rahang menjadi rusak. Hal demikian, bisa saja terjadi saat gigi ompong akibat pembusukan gigi berlubang otomatis struktur gigi akan berubah begitu pula struktur pada rahang.

Terjadi Abses
Sakit gigi pada anak yang terus dibiarkan dan tidak ditangani dengan segera maka bisa mengakibatkan infeksi diberbagai jaringan lunak mulai dari mulut, rangang atauun pulp. Pembentukan kantong nanah atau abses bisa muncul disekitar gigi ataupun gusi sehingga bisa menyebabkan rasa sakit berlebih.
Bahkan, rasa sakitnya tidak hanya pada gigi saja tapi bisa diarea yang muncul abses, rahang, hingga sakit kepala. Umumnya, abses disebabkan oleh berbagai bakteri yang berkumpul dari dalam mulut.

Penyakit Gusi
Gingivitis atau penyakit gusi biasanya ditandai dengan terjadinya peradangan pada gusi serta bisa menjalar diberbagai bagian gusi lainnya. Jika terus dibiarkan maka bisa membuat gusi terlihat bengkak ataupun merah. Bahkan, jika kita menggosok gigi bisa membuat darah menjadi keluar karena pecah.
Jika terus dibiarkan dan tidak segera diatasi maka bisa membuat penyakit gusi bertambah parah atau yang disebut dengan periodontitis. Gusi yang mengalami peradangan tersebut tidak hanya akan menimbulkan rasa sakit disekitar gigi saja tapi bisa diarea rahang, mengalami sakit kepala, lesuh dan sebagainya.

Penyakit Jantung
Sudah banyak peneltian yang membuktikan bahwa penyakit periodontal atau penyakit gigi serta gusi bisa menyebabkan penyakit jantung. Hal ini dikarenakan, gusi yang sudah terluka tersebut bisa memicu terjadinya berbagai bakteri yang menghinggap pada mulut dan memasuki aliran darah sehingga bisa terjadi infeksi pada jantung.
Itulah beberapa bahaya yang bisa terjadi akibat sakit sakit gigi yang terus dibiarkan dan tidak segera diatasi. Maka dari itu kita harus selalu menghimbau anak agar menjaga kebersihan dan kesehatan gigi serta gusi agar terhindar dari masalah semacam di atas tadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: