Cara Tepat Simulasi Kecerdasan Anak Usia 1 Hingga 36 Bulan

Cara Tepat Simulasi Kecerdasan Anak Usia 1 Hingga 36 Bulan

Orang tua yang baru memiliki satu anak memang sering kali bingung bagaimana harus menghadapi buah hati, sudah pasti akan memberikan yang terbaik, namun apakah ini akan memberikan kebaikan untuk anak. Apalagi usia bawah 3 tahun, dimana kecerdasan anak akan mulai terbentuk.

Hal yang wajar jika orang tua khawatir menghadapi anak sendiri, karena ini merupakan pengalaman pertama dan tidak ingin melakukan kesalahan. Bertanya pada orang tua lainnya juga belum tentu mendapatkan jawaban yang tepat, pasalnya setiap anak memiliki kasus yang berbeda.

Ternyata memberikan semua kebutuhan anak saja masih kurang, dimana anak-anak membutuhkan Anda secara langsung sehingga perlu adanya kontak fisik. Jangan sampai kesibukan kerja membuat anak merasa di abaikan, padahal ini semua Anda lakukan untuk memberikan yang terbaik untuk anak. namun tidak semua anak menginginkan hal tersebut, untuk itu sebaiknya orang tua memberikan apa sesuai kebutuhan anak.

Perhatikan Cara Tepat Melakukan Simulasi Kecerdasan Anak-Anak Usia 1 hingga 36 Bulan

 

Usia 0 Hingga 6 Bulan

Ini hal awal yang harus diperhatikan, dimana anak belum bisa mengenali siapa pun dengan baik. Bayi yang baru lahir akan beradaptasi terlebih dahulu, dimana setiap panca indera belum bisa bekerja dengan maksimal.

Anda hanya perlu berada di sampingnya dan memberikan asupan makan yang dibutuhkan, lakukan banyak kontak fisik dengan anak. Jika memang bekerja, manfaatkan masa cuti hamil dan melahirkan secara maksimal, pastikan juga memberikan ASI eksklusif karena ini sangat berharga dan menjadi makanan dan perlindungan utama untuk anak.

Usia 7 Hingga 12 Bulan

Ini usia anak akan bergerak aktif, jadi ibu harus cepat tanggap terhadap hal baru yang akan dilakukan anak. Mulai dari mengeluarkan suara, anak akan menangis jika tidak mendapati Anda berada di sebelahnya. Bisa menanggapi rangsang dan mulai aktif menggerakkan badan, usia di atas 6 bulan, bayi harusnya sudah bisa memiringkan badan.

Bahkan sudah ada yang tengkurap dan mulai bersemangat memulai berjalan, hal ini terlihat dari motoriknya. Bagaimana dengan kecerdasannya? Apakah mengalami peningkatan atau tidak? Lihat cara anak menanggapi rangsang, mulai dari bertemu dengan orang baru, lingkungan baru dan bagaimana jika mengalami hal baru, seperti di cubit atau gelitikan.

Usia 13 Hingga 24 Bulan

Ini waktunya anak mulai berjalan sendiri, jika awalnya membutuhkan bantuan orang lain, maka anak harus berani berjalan sendiri. Orang tua sebaiknya tidak banyak melontarkan kata “jangan” atau kalimat larangan, ini akan membuat kecerdasan menurun karena mengalami ketakutan untuk melakukan sesuatu.

 

Cara tepat simmulasi kecerdasan anak

Biarkan anak berinteraksi dengan lingkungannya, melihat televisi, bermain dengan benda-benda yang aman, bahkan biarkan bergerak sendiri tanpa harus selalu dipegang secara langsung. Ini akan mengasah banyak kemampuan tubuh, mulai dari gerakan hingga perintah otak.

 

Usia 25 Hingga 36 Bulan

Anak-anak sudah berjalan dengan lancar, bahkan di mulai dengan cara berlari. Normal jika jalan masih sedikit goyang, apalagi jika lama menggunakan alat bantu jalan. Selalu ajak anak Anda untuk berinteraksi dengan anak seusianya, sehingga bisa memaksimalkan perkembangan tubuh dan otak anak.

Kenalkan dengan hal baru yang disukainya, seperti bercerita, membaca, mendengarkan musik atau menggambar. Jangan terlalu banyak interaksi dengan gadget, karena anak-anak mudah kecanduan dan akan mengamuk jika ditolak permintaan tersebut. Orang tua harus memberikan batasan yang tegas, pasalnya sekali tidak tega maka akan terjadi kali kedua, ketiga dan seterusnya, sehingga membiarkan anak akan menang.

Setiap anak akan mengalami perubahan fisik dan otak, namun ini semua bisa di maksimalkan. Seperti kecerdasan anak, ada banyak hal yang bisa memancing perkembangan otak, sehingga bisa terlihat lebih unggul dari anak-anak seusinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: