Tips Aman Atasi Luka Pada Anak

Tips Aman Atasi Luka Pada Anak

Kemungkinan terjadi “kecelakaan” pada anak yang hiperaktif sangatlah tinggi, seperti terjatuh, tergores ataupun terbentur. “Kecelakaan” pada anak seringlah terjadi karena sistem keseimbangan tubuh dan kemampuan motoriknya yang belum sempurna. Luka pada anak acap kali dianggap sepele seperti halnya luka karena jatuh, padahal jika luka tersebut menyebabkan berdarah maka harus segera ditangani. Karena darah adalah media yang sangat mudah untuk tumbuh kembangnya bakteri penyebab penyakit.
Namun diharapkan para bunda tidaklah panik jika melihat luka pada anak karena ini justru akan membuat anak menjadi tidak nyaman dan akan tambah rewel. Sentuhan magis tangan bunda dapat menenangkan anak agar bisa tenang dan kembali ceria lagi, maka segeralah lakukan tindakan untuk mengobatinya.

Atasi Anak Luka

Luka Yang Sering Dialami Dan Cara Aman Menangani Luka Pada Anak

  • Luka Memar Akibat Terbentur
    Luka memar pada anak biasanya disebabkan karena anak terjatuh yang akan mengakibatkan luka memar atau bengkak pada bagian tubuh tertentu. Bila luka masih bersifat ringan seperti luka memar maka bisa langsung ditangani dengan mengompresnya menggunakan es.
    Es akan mendinginkan pembuluh darah di area yang memar maka akan sedkit darah yang keluar dari jaringan di sekitar pembuluh. cara nya pun sangat mudah,cukup masukkan es kedalam kantung atau handuk dan tempelkan pada bagian yang memar selama 10 menit.
  • Luka Lecet Akibat Terjatuh
    Luka lecet mengakibatkan mengelupasnya lapisan atas kulit. Meski tergolong luka ringan namunl uka ini juga membutuhkan perawatan yang tepat agar tidak menyebabkan infeksi.
    Sebelum mengobati luka pastikan untuk membersihkan area luka terlebih dahulu menggunakan air mengalir setelah itu baru oleskan antibiotik untuk membuat luka tetap lembab. segeralah menutup luka agar tidak terpapar matahari langsung dan terhindar dari infeksi.
  • Luka Berat
    Bila anak mengalami luka yang mengakibatkan pendaharan, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah menghentikan pendarahan dengan cara memberikan tekanan lembut pada luka selama 20 hingga 30 menit menggunakan kain atau perban bersih.
    Namun bila setelah dilakukan pertolongan pertama dan pendarahan tidak berhenti maka segeralah bawa buah hati ke dokter untuk penanganan yang lebih tepat sehingga buah hati mendapatkan perawatan yang memadai.
  • Luka Bakar
    Sifat rasa ingin tahu anak yang besar kadang menimbulkan masalah buat mereka sendiri, semisal secara tidak sengaja mengalami luka bakar karena menyentuh air panas ataupun terkena percikan kembang api.
    jika luka bakar masih terbilangkecil, maka bisa langsung dilakukan penanganan dengan cara menenangkan area luka dengan cara menyiramnya dengan air mengalir kemudian balut luka menggunakan kain kassa atau perban selama 24 jam. Namun jika luka bakar nya serius maka langsung bawa buah hati ke rumah sakit untuk penanganan yang lebih baik dan memadai.
  • Luka Gigitan Serangga
    Gigitan serangga atau kutu biasanya tidak menimbulkan akibat yang serius namun hal ini tetap saja membuat anak menjadi tidak nyaman dan rewel akibat rasa gatal yang dirasakan. Untuk mengurangi rasa gatal bisa ditangani dengan mengoleskan salep atau obat gosok.
    Khusus untuk gigitan lebah memerlukan perawatan yang lebih teliti untuk menghindari resiko alergi. Oleskan salep khusus atau bisa gunakan juga baking soda ke area gigitan lebah di kulit. Untuk penggunaan salep lebih baik berdasarakan resep dokter agar lebih aman.
    Tingkah buah hati yang hiperaktif memang membuat orang di sekitanya gemas atau bahkan khawatir kalau terjadi sesuatu terhadap mereka. Namun untuk para orang tua tidak harus melarang merekauntuk melakukan apa yang mereka suka hanya karena takut mereka celaka. kita hanya perlu meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: